Senin, 12 Maret 2018

Journal Link

My link journal about hyponymy and synonymy


You  can download here

About Semantics




Rabu, 10 Januari 2018

Drama script

TRAUMA
Ria Prianti
English Department of Lancang Kuning University


Character :
Dara    : Protagonis
Aura    : Protagonis
Leon    : Protagonis
Rasya    : Protagonis
Rangga: Protagonis
Do’i    : Antagonis

Place/Setting :
School and Harau Valley

Synopsis :
A cute girls was suddenly sad when she saw a trance during a camping activity that made her shock and traumatized. So he began to lose consciousness and then cry. Every time he heard a strong scream, this girl seemed surprised and frightened. Such as the trauma that is very profound for her.

Sciene 1 : School

One day before these five friends leave for camping activities from school, they gather at school in a park. They discuss preparations for tomorrow’s activities.
Dara    : Hello guys, have you been packing for tomorrow’s activites?
Aura, Leon and Rasya    : have done dunks. (replied in unison)
Dara    : How about you Rangga ?
Rangga:  Ha... Ha. . . Ha. . . (just laugh)
Aura    : What’s wrong with you Ngga?
Rasya    : Yaelah, like not knowing him. If you can wear clothes from wearing it tomorrow         during there.
Rangga : I’m not complicated. Tomorrow morning, I can be packing (while smiling  indifferent)
Dara      : You always do.
Leon     : Dara, don’t forget to bring a supply of drugs, don’t let you sick there.
Dara     : Of course Leon, Thank you.
Aura     : Ciye.. ciye... it seems like there will be dating (laugh mocking his friend)
Dara     : Hemm... how about if we go home then we rest let me not tired tomorrow morning?
Rasya    : It seems like a good idea.

They are also split up and returned to their respective homes to rest and prepare for tomorrow’s needs.

Science 2 : Harau Valley
The next morning. They gathered in  the field to explain directions from the committe and teachers, and pray together.
Leon    : Are you ready guys ?
Aura    : Of course. Okay guys, dont forget to pray and said Bissmillahirrohmanirrohim.
Dara, Leon, Rasya, Rangga dan Aura : Bissmillahirrohmanirrohim. (replied in unison)

After a few hours drive they arrived at the destination, in the Harau Valley. They went straight down to the camp tent to rest because later that night there are activities and games, when it’s raining.
Leon    : Happy take a rest Dara.
Dara    : Thanks Leon. (with a cool face)
Aura    : Why don’t you have relationship her?
Leon    : In fact, I’ve never expressed love to her. But, she still wants to be a friend because fear of an unwanted thing happen.  
Aura    : Maybe she has other reasons to accept your love, keep patient and don’t change for him.
Leon  : That’s real Aura.

When the night comes, they gathered in the field not far from the camp to follow the games held by committe event. But Dara felt headaches.
Dara    : Sorry, I I want permission to rest because my head aches.
Commite    : Okay, please break into the tent.
Dara    : Thank you (go to tent with Aura)

Not long after Dara arrived at the tent, sudedenly heard a very powerful shouting from outside the tent. Then she woke up and saw the outside situation, and it turns out his friend has been possessed. When she met the Rasya, and separated with other friend.
Rasya : Are you okay Dara. Please dont be panic with tis situation.
Dara    : What’s going on?
Rasya : It’s okay, keep calm and don’t be panic.
Suddenly.... Dara shouting strong and crying.
Dara : haaaa..... hiks hiks
Rasya : Dara, what’s wrong with you? Listen to me Dara. (im sorry im can not keep you)

And then Leon to came and helped Dara to read Ayat-Ayat Al-Qur’an and Ayat Kursi and helping society there,because bad situation.
Not long after she was conscious and tajen to a more secure place by Leon.
Dara    : What happened to me Leon? Why this can happen to me? I’m affraid Leon (while crying)
Leon    : Keep calm Dara, now you’re fine. In here we are glad to keep you.
Aura, Rasya dan Rangga : We are with you, don’t be afraid again Dara.
Dara    : Thank you guys, plese don’t be far from me. I really need you guys.
Leon : okay Dara.
After things improved, they all waited in the morning around the resident’s houses. When it was morning, they went straight back to school And since the incident, Dara became trauma when she heard a shout. It was a bad experience for her until now. At that time, the ghost is called Do’i. Because the ghost entering there is Body, and than Dara also judged evil. 

https://docs.google.com/document/d/1UP4sCor9kh6o5g8aZztGs67sYJdbd56MYDIiQdu9ZIM/edit?usp=drivesdk

Jumat, 22 Desember 2017

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) - Belajar dan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sekurang-kurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.

Komponen RPP adalah:

1).    Identitas mata pelajaran, meliputi:
a.    Satuan pendidikan,
b.    Mata Pelajaran
c.    Kelas,
d.    Semester,
e.    Jumlah pertemuan.
f.     Alokasi waktu

2). Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.

3). Kompetensi dasar,adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran.

4). Indikator pencapaian kompetensi, adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.


5). Tujuan pembelajaran
Menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

6). Materi ajar
Memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.

7). Sumber belajar
Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

8). Alokasi waktu,
Ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar.

9). Model/pendekatan/metode pembelajaran,
Digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan model/pendekatan/metode pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.

10). Kegiatan pembelajaran :
a. Pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

b. Inti
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

c. Penutup
Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau simpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindaklanjut.

11). Penilaian hasil belajar
Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

C. Prinsip-Prinsip Penyusunan RPP

Ada beberapa prinsip penyusunan RPP yang perlu diperhatikan dalam proses penyusunan/perancangan RPP, diantaranya:

1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik
Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.

3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis Proses pembelajaran dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

5. Keterkaitan dan keterpaduan
RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.


Konsep belajar dan pembelajaran


Konsep dapat diartikan sebagai suatu gagasan/ide yang relatif sempurna dan bermakna. Konsep merupakan suatu pengertian tentang suatu objek. Sedangkan, Belajar merupakan suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi individu dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Konsep belajar menurut guru sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Sedangkan, mengajar adalah proses menciptakan kondisi agar siswa/mahasiswa mengalami proses belajar, maka guru/dosen harus mampu mengajar secara efektif. Hal itu berarti mengajar secara efektif adalah mengajar yang dapat membawa belajar siswa/mahasiswa yang efektif, dan dapat menghasilkan perubahan tingkah laku setelah proses pembelajaran tersebut. Dan proses pembelajaran merupakan tahapan-tahapan yang dilalui dalam mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik seseorang, dalam hal ini adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa atau peserta didik. Salah satu peran yang dimiliki oleh seorang guru untuk melalui tahap-tahap ini adalah sebagai fasilitator. Untuk menjadi fasilitator yang baik guru harus berupaya dengan optimal mempersiapkan rancangan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak didik, demi mencapai tujuan pembelajaran. Untuk mampu melakukan proses pembelajaran ini guru harus mampu menyiapkan proses pembelajarannya. Proses pembelajaran yang akan disiapkan oleh seorang guru hendaknya terlebih dahulu harus memperhatikan teori-teori yang melandasinya, dan bagaimana implikasinya dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran dan pengembangan kurikulum (belajar dan pembelajaran)

Kurikulum merupakan wahana belajar-mengajar yang dinamis sehingga perlu dinilai dan dikembangkan secara terus-menerus dan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan yang ada dalam masyarakat. Pengembangan kurikulum adalah suatu proses yang menentukan bagaimana pembuatan kurikulum akan berjalan.

☆ Pengembangan kurikuum mengacu pada tiga unsur, yaitu:
(1) nilai dasar yang merupakan falsafah dalam pendidikan manusia seutuhnya; (2) fakta emperik yang tercermin dari pelaksanaan kurikulum, baik berdasarkan penilaian kurikulum, studi, maupun survei lainnya; dan (3) landasan teori yang menjadi arahan pengembangan dan kerangka penyorotnya.

☆ Komponen-komponen pengembangan kurikulum yakni:

a. Tujuan.
Tujuan sebagai sebuah komponen kurikulum merupakan kekuatan-kekuatan fundamental yang peka sekali, karena hasil kurikuler yang diinginkan tidak hanya sangat mempengaruhi bentuk kurkulum, tetapi memberikan arah dan fokus untuk seluruh program pendidikan.
b. Materi/pengalaman belajar.
Kurikulum pendidikan formal adalah memilih dan menyususn isi (komponen kedua dari kurikulum) supaya keinginan tujuan kurikulum dapat dicapa dengan cara paling efektif dan supaya pengetahuan paling penting yang diinginkan pada jalurnya dapat disajkan secara efektif.
c. Organisasi.
 Jika kurikulum merupakan suatu rencana untuk belajar maka isi dan pengalaman belajar membutuhkan pengorganisasian sedemkian rupa sehingga berguna bagi tujuan-tujuan pendidikan.
d. Evaluasi.
 Evaluasi ditujukan untuk melakukan evaluasi terhadap belajar siswa (hasil dan proses) maupun keefektifan kurikulum dan pembelajaran.


☆ Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum, antara lain sbb:

a. Prinsip relevansi.
Relevansi berarti sesuai antara komponen tujuan, isi/pengalaman belajar, organisasi, dan evaluasi kurikulum, dan juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik dalam pemenuhan tenaga kerja maupun warga masyarakat yang diidealkan.
b. Prinsip kontinuitas.
Isi/pengalaman belajar, organisasi, dan evaluasi dikembangkan secara berkesinambungan.
c. Prinsp fleksibiltas.
Kurikulum harus mampu disesuaikan denagn situas dan kondisi setempat dan waktu yang selalu berkembang tanpa merombak tujuan pendidikan yang harus dicapai.

Pendekatan Pembelajaran (Belajar dan Pembelajaran)

Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu.

* Pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis, yaitu:
1. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach), dimana pada pendekatan jenis ini guru melakukan pendekatan dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.

2.Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach), dimana pada pendekatan jenis ini guru menjadi subjek utama dalam proses pembelajaran.

* Fungsi pendekatan bagi suatu pembelajaran adalah :
1. Sebagai pedoman umum dalam menyusun langkah-langkah metode pembelajaran yang akan digunakan.
2. Memberikan garis-garis rujukan untuk perancangan pembelajaran.
3. Menilai hasil-hasil pembelajaran yang telah dicapai.
4. Mendiaknosis masalah-masalah belajar yang timbul, dan
5. Menilai hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilaksanakan.

Sumber belajar (Belajar dan Pembelajaran)

Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

Secara garis besar terdapat 2 sumber belajar, yaitu:

1. Sumber belajar yang dirancang (learning resources by design), yakni sumber belajar yang secara khusus dirancang atau dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal.
2. Sumber belajar yang dimanfaatkan(learning resources by utilization), yaitu sumber belajar yang tidak didesain khusus untuk keperluan pembelajaran dan keberadaannya dapat ditemukan, diterapkan dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.

Lingkungan merupakan salah satu sumber belajar yang amat penting dan memiliki nilai-nilai yang sangat berharga dalam rangka proses pembelajaran siswa. Lingkungan dapat memperkaya bahan dan kegiatan belajar. Sebagaimana banyaknya manfaat lingkungan sebagai sumber belajar, misalnya lingkungan sosial dan alam.

Sehingga timbul pula pertanyaan, kriteria seperti apakah yang baik digunakan untuk belajar? Tentu saja kriteria yang memenuhi syarat dan ketentuan dalam pendidikan. Misalnya, ekonomis, praktis, mudah, fleksibel, dan sesuai dengan tujuan serta tidak mempersulit pendidik dan anak didik melakukan proses belajar dan pembelajaran. 

Rabu, 22 November 2017

English Drama Text Me VS Mom



English Drama Text.


Drama About              : To express a hobby
Tittle of Drama           : Me VS Mom
Drama Players             : 3 Players
1.      Sarah        
2.      Maya
3.      Mother 


Dialogue of Drama

Me VS Mom

One day, in a big house there was a bit of a fight between mother and daughter.

Mother            : Sarah, you don’t have to go!!! If you go (with angry expression)
Sarah               : Why mom? Why do mothers always forbid me?
Mother            : You are not allow to go!
Sarah               : Just keep doing sarah like a child. Just keep banning Sarah, mom! (sadly)
Mother            : That’s not what I mean, Sarah. But….
Sarah               : So, how is mom? Do I have to obey all the will of mother, as if Sarah like a child?
Mother            : I just want you to be a more feminime girl Sarah. Climbing the mountain is                       very dangerous for you, I don’t want you rhy Sarah.
Sarah               : (with annoyed face and disappointed, Sarah go to the room).
Mother            :  Sarah…. Where do you go? I have not finished talking with you.


Shortly there after came a sweet girl to that house, she is Maya and her best friend Sarah.
Maya               : Assalamualaikum (while kissing hand of sarah’s mother)
Mother            : Walaikumsalam
Maya               : Is there sarah aunty?
Mother             : Of course Maya, he is in a room and go to his room.
Maya               : Okay aunty, thank you

After in the house and headed to sarah’s room.
Maya               :knok…knok..(knoked on Sarah’s bedroom door)
Sarah               :Who is that?
Maya               :I am Maya.
Sarah               :Oh, enter wrote, the door is not my key.
Maya               :hmm. What are you doing ? are you badmood?
Sarah               :Yes, of course.
Maya               :Why? Surely, because you are not allowed your mother?
Sarah               :Yes, that is so. I am astonished with my mother. Obsessed fo making me a feminime girl that rich she wants. Until all my hobby is forbidden, yes including climbing mountain.
Maya               : Don’t panic, I will help you talk to your mom. Maybe later your mother melt and allow you.

Not long afterwards, sarah’s mother called them to dinner together.
Mother            :Sarah, Maya. Please coming let’s have dinner together
Maya & Sarah : yes mom, wait

They went out of their room and had dinner together, after they finished eating, they also talked about Sarah and Maya problem to climbing mountain, because there is activity from campus.
Maya               :Hi aunty, I wanna ask you about sarah to climbing mountain, why you did not let her go?
Mother            : because I was scared and worried about her, because climbing mountain is dangerous and the journey is quite far.
Sarah               :Yes Mom, I know about that. But, I went not alone, but crowded and this is one of the activities of the campus. I hope you understand what I mean.
Maya               : Yes Aunty, let Sarah express some of her hobbies while still in positive terms. It’s okay aunty , but safety remains number one. So, we have to be careful always.
Mother            : It’s okay. I let you go, but you have to promise not to be kind and careful Sarah.
Sarah               : Okay Mom. I promise, thank you mom (smile happily and hugged her Mother)

The next day, they gathered campus and continue the journey to the one of the mountains in west Sumatra. They went to West Sumatra by Bos. After a few hours on the way, they arrived in an area. They also passed the house residents and plantation resident.
Sarah               : Finally, I can join too yes may. I’m so happy. This is my favorite really, look at the scenery really nice.
Maya               : Yes Sarah, but I’m  very tired Sarah
Sarah               : We will soon be up to Maya. Keep spirit you can, although this is the first time you climbing mountain.

A few hours later, they arrived at the top of the mountain , they rushed to look around the place and see the beauty from the top of the mountain. They raise the camp tent.
Sarah               :Very nice scenery and no loss during that journey, paid off already tired of me with its natural beauty.
Maya               : Yes I like it.

After that, they enter the tent and res, because tomorrow morning they will see the sunrise from the top of the mountain.
Maya               :Come on Sarah, we are sleep.
Sarah               :Okay Maya.

The next morning they wake up very early, and the sunrise in the morning was very interesting . they did not forget to take pictures.
Sarah               :This is very nice view.

After being satisfied with the photos, the day has started and they are rushing to continue going home. A few hours on the way, they got there and it was time to rest.



Rabu, 15 November 2017

Drama

PLOT

SYNOPSIS

2 friends who have the same traveling hobby that is playing with nature. sarah is a brave tomboy woman. his hobby was so disliked by his mother, because his mother wanted her daughter to be a more feminine woman.

CHARACTERISTIC
SARAH : PROTAGONIS
RAIYA : PROTAGONIS
MOTHER : PROTAGONIS
MAYA : ANTAGONIS

PLACE!
HOUSE and FORESTS
 
Ria Prianti Blogger Template by Ipietoon Blogger Template